LDII Jambi Bekali Generasi Muda dengan Pelatihan Jurnalistik di Era New Media

Jambi (8/10). DPW LDII Jambi menghelat pelatihan jurnalistik untuk meningkatkan pemberitaan mengenai LDII. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan media online Jambi Independent, Trilogi News dan LDII News Network (LINES), yang dihelat pada 4-6 Oktober 2024. Pelatihan Jurnalistik tersebut dilaksanakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jambi dan aula Masjid Al Barokah, Pasir Putih, Kota Jambi. Pelatihan diikuti 31 peserta yang merupakan utusan dari DPD LDII Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Ketua DPP Rulli Kuswahyudi dalam pengarahannya menegaskan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi yang akurat di tengah era…

(Baca selengkapnya...)

Ketum DPP LDII: Meskipun Dwifungsi Tiada, TNI Kian Profesional Kawal 4 Pilar Kebangsaan

Jakarta (5/10). TNI menyambut hari jadinya yang ke-79 pada 5 Oktober 2024. Sejarah mencatat Tentara Nasional Indonesia (TNI) lahir dari rakyat dan saat negara genting, TNI terus mengawal keamanan dan ketertiban bangsa dan negara. Hal tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso. “Saat Orde Baru, TNI yang saat itu bernama ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) memiliki doktrin Dwifungsi ABRI yang menjadikan ABRI bisa memasuki ranah sipil sebagai kepala daerah hingga menteri. Namun saat Orde Baru runtuh, ABRI tak mengambil kesempatan untuk kudeta. Demikian pula saat Presiden…

(Baca selengkapnya...)

Ketum LDII: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Perkuat Persatuan

Jakarta (1/10). Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), KH Chriswanto Santoso, menekankan pentingnya Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen bersejarah dalam memperkuat persatuan bangsa Indonesia yang beragam. Menurutnya, Pancasila telah terbukti sebagai ideologi yang mampu menyatukan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan yang menjadi fondasi bangsa ini. “Hari Kesaktian Pancasila menunjukkan bahwa ideologi yang dibangun oleh para pendiri bangsa sangat tepat. Pancasila mampu menampung keberagaman Indonesia. Ketika ada upaya menggantikan Pancasila dengan ideologi lain, seperti yang terjadi pada 30 September, Pancasila tetap tegak, teguh dan relevan,” jelas Chriswanto. Ia…

(Baca selengkapnya...)

Refleksi G30S/PKI: Sejarawan Tekankan Pentingnya Implementasi Pancasila dalam Berbangsa dan Bernegara

Jakarta (30/9). Peristiwa G30S PKI atau gerakan 30 September yang dilancarkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu sejarah kelam yang dialami bangsa Indonesia setelah kemerdekaan. Dalam catatan sejarah, peristiwa berdarah yang terjadi pada tahun 1965 itu merupakan aksi propaganda yang bertujuan untuk menggulingkan kekuasaan presiden Soekarno saat itu, serta mengubah haluan dasar negara dari Pancasila menjadi komunis. Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono mengungkapkan memori kelam bangsa Indonesia itu dilatarbelakangi oleh dominasi ideologi Nasionalisme, Agama, dan Komunisme (NASAKOM) yang berlangsung sejak era Demokrasi Terpimpin diterapkan,…

(Baca selengkapnya...)