Jakarta (18/4). Terdapat potensi perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri antara dua arus utama umat Islam di negeri ini. Melihat perbedaan pandangan tersebut, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menegaskan agama merupakan masalah keyakinan, dan menghormati perbedaan. “Terutama terkait perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri, memang terdapat dua metode yakni wujudul hilal dan rukyatul hilal. Dengan demikian kita kembalikan kepada keyakinan masing-masing, dan jangan ada pihak yang mempertajam perbedaan tersebut. Semuanya harus bijak demi ukhuwah Islamiyah,” ujar KH Chriswanto Santoso Menurut pandangan DPP LDII, perbedaan metode untuk menentukan 1…
(Baca selengkapnya...)Kategori: Berita Nasional
LDII Dukung Kopassus Kuasai Teknologi Militer yang Canggih
Jakarta (16/4). Setiap 16 April rakyat Indonesia memperingati hari lahir pasukan elit kebanggaan nasional, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Penetapan Hari Kopassus tersebut termaktub berdasarkan Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III Nomor 55/Instr/POS/52 tanggal 16 April 1952. Kopassus merupakan prajurit yang telah menguasai taktik dan teknik ilmu perang khusus, mahir, dan andal bergerak secara cepat di berbagai medan, baik di darat, laut, dan udara. Kopassus adalah prajurit yang berjiwa patriotik tinggi, senantiasa siap sedia melaksanakan tugas pokok ke setiap penjuru dan siap menghadapi berbagai ancaman, gangguan hambatan dan tantangan NKRI berdasarkan…
(Baca selengkapnya...)Kejagung Tegaskan Negara Membebaskan Rakyatnya Beribadah
Jakarta (11/4). Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Amir Yanto, menegaskan negara menjamin kepastian hukum bagi warganya dalam berserikat dan beribadah. Jaminan tersebut merupakan nilai-nilai kebangsaan yang terdapat dalam Undang-undang Dasar 1945, yang tertuang dalam pasal 28 maupun pasal 29. Jamintel Amir Yanto menegaskan hal tersebut, saat menemui Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Senin (10/4), “Dengan peraturan itu, semua warga negara Indonesia mempunyai hak untuk beribadah, begitu juga LDII,” ujarnya. Apalagi LDII, menurut Amir Yanto, terus bersilaturahim dengan berbagai pihak. Silaturahim tersebut…
(Baca selengkapnya...)Kutuk Serangan di Masjidil Aqsa, Ketum LDII: Israel Tidak Berniat Damai dengan Dunia Arab
Jakarta (7/4). Polisi Israel dan pemukim Israel dua kali menyerang warga Palestina yang sedang beribadah di Masjidil Aqsa. Peristiwa tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk umat Islam di Indonesia. Ramadan yang seharusnya jadi bulan suci yang agung dan damai, berubah jadi pertikaian. “Ramadan adalah bulan di mana umat Islam di seluruh dunia meningkatkan amal ibadahnya. Inilah yang membuat keprihatinan kita bersama. Kami mengutuk keras tindakan kekerasan Israel di Masjidil Aqsa dan mengimbau umat Islam untuk mendoakan keselamatan bagi warga Palestina,” ungkap Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat…
(Baca selengkapnya...)Pesan Kyai SAS Agar Bangsa Tidak Terbelah: Jangan Tolak Ormas yang Komitmen Terhadap Pancasila
Jakarta (29/3). Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) KH Said Aqil Siradj menegaskan, perpecahan bangsa jangan sampai terjadi. Salah satunya dipicu oleh kontestasi politik Pemilu 2024. Selain itu ia menekankan hubungan antarormas Islam, harus mengedepankan toleransi, saling menghargai, dan menghormati. Ia mengatakan penolakan ormas Islam terhadap ormas lain, merupakan ketidakmampuan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia memiliki banyak organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, sehingga menurutnya perbedaan adalah keniscayaan diantara Ormas Islam. Kyai Said mengatakan selama Ormas Islam itu berkomitmen dan berpegang teguh penguatan “Empat Pilar Kebangsaan”, yakni Pancasila, UUD 1945,…
(Baca selengkapnya...)KH Chriswanto Tegaskan Komitmen LDII Terhadap Pancasila Saat Tadarus Kebangsaan
Jakarta (26/3). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengungkapkan, LDII berkomitmen tentang kebangsaan sejak awal pendiriannya. Hal tersebut, ia sampaikan pada acara “Tadarus Kebangsaan”, yang dihelat Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Sabtu (25/3). “Sejak didirikan tanggal 1 Juli 1972, LDII merupakan ormas Islam berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Komitmen ini, dipertahankan dan diperjuangkan sampai dengan saat ini,” ujarnya. Ia menjelaskan, LDII terus menjaga perjuangan tersebut. Bukan hanya konsep, tetapi diterapkan dalam bentuk kontribusi. “Komitmen kebangsaan ini, kami tuangkan dalam bentuk dokumen, di seluruh jajaran…
(Baca selengkapnya...)Waketum MUI Sebut Konsep NKRI Sudah Sesuai dengan Syariat Islam
Jakarta (26/3). Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Marsudi Syuhud menyebut ada tiga hal yang menjadi parameter negara yang sesuai dengan syariat Islam. Jika ketiga hal tersebut sudah dijalankan oleh sebuah negara dengan baik, maka negara tersebut bisa dikatakan sudah sesuai dengan syariat Islam. Hal tersebut ia sampaikan saat “Tadarus Kebangsaan”, yang dilaksanakan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), yang dilaksanakan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, pada Sabtu (25/3). “Berpolitik, bernegara, dan berbangsa sesungguhnya untuk mengkomposisikan tiga hal, yakni maslahah ammah (kepentingan umum), ijtima (menyatukan), dan ta’awun (gotong royong),” ungkapnya…
(Baca selengkapnya...)Kepala BNPT Sampaikan Peran Ormas Islam Dalam Kegiatan Kebangsaan Saat Tadarus Kebangsaan
Jakarta (26/3). Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menjabarkan model kepemimpinan Islam di Indonesia. Hal tersebut, ia sampaikan pada acara “Tadarus Kebangsaan”, yang dihelat Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, pada Sabtu (25/3). “Pertama, dukungan terhadap keberagaman. Kedua, berkomitmen membangun toleransi, serta ketiga keberagaman dan pemberdayaan umat berjalan beriringan. Terakhir, tidak berpihak pada golongan tertentu,” paparnya. Lebih lanjut lulusan AKABRI 1988 ini mengungkapkan, untuk itu, semua harus inklusif, dan tidak terkotak-kotak. Ia mengucap syukur saat ini, semua menerapkan prinsip inklusivisme. Menjalankan…
(Baca selengkapnya...)KH Said Aqil Siradj: Jangan Tolak Ormas Islam yang Komitmen 4 Pilar Kebangsaan
Jakarta (25/3). Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menggelar “Tadarus Kebangsaan” dengan mengundang perwakilan ormas Islam di Indonesia, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta (25/3). Dalam acara itu, Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siradj mengatakan, Islam mampu menjadi pusat peradaban dengan pembelajaran toleransi, keberagaman, dan perdamaian. Keramahan Indonesia menjadi modal diplomasi dan rujukan Islam yang damai sehingga meminimalisir perilaku Islamofobia. “Yakni mengedepankan kesantunan bangsa yang ramah dan berdaulat,” ujarnya. Islam mampu menjadi konsolidator dan komunikator bagi solidaritas umat Islam seluruh dunia. Menjaga kedaulatan Indonesia yang perlu melibatkan stakeholder bangsa. “Negara tidak…
(Baca selengkapnya...)Menkopolhukam Mahfud MD Buka Tadarus Kebangsaan
Jakarta (25/3). Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menggelar Tadarus Kebangsaan yang mengundang perwakilan ormas Islam di Indonesia, di Hotel Royal Kuningan, Jakarta (25/3). DPP LDII diundang bersama dengan 14 ormas Islam lainnya. Pada kesempatan itu, Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siradj mengatakan, Islam akan mampu menjadi center of civilization dengan pembelajaran toleransi, keberagaman, dan perdamaian. Keramahan Indonesia menjadi modal diplomasi dan rujukan Islam yang damai sehingga meminimalisir perilaku Islamofobia. “Yakni mengedepankan kesantunan bangsa yang ramah dan berdaulat,” ujarnya. Islam mampu menjadi konsolidator dan komunikator bagi solidaritas umat Islam seluruh…
(Baca selengkapnya...)