Jakarta (12/2). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai program strategis. Salah satu upaya tersebut terlihat dalam pertemuan antara pengurus DPP LDII dengan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhanas RI Mayjen TNI Rido Hermawan, 10/2. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan DPP LDII dengan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI H. TB. Ace Hasan Syadzily pada 13 Januari lalu. Mayjen Rido Hermawan menekankan pentingnya merawat kebangsaan secara terencana “Kebangsaan itu by design, ada kepentingan bersama. Suku boleh beragam, tetapi harus dirawat dengan desain yang…
(Baca selengkapnya...)Kategori: Berita Nasional
LDII Aktif Kembangkan Sorgum, Dukung Kemandirian Pangan Nasional
Jakarta (5/2). Pemerintah berkomitmen menghentikan impor beras, jagung pakan dan gula pada 2025. DPP LDII menilai keputusan tersebut sangat tepat, karena bertujuan mewujudkan kemandirian pangan. Ketua DPP LDII, Rubiyo mengungkapkan, Indonesia memiliki sumberdaya alam dan tenaga kerja yang sangat memadai, tapi perlu pengelolaan yang baik termasuk mengatur konversi lahan pertanian menjadi nonpertanian, “Sehingga sangat memungkinkan untuk tidak impor beras misalnya. Meskipun, saat ini terjadi pula konversi lahan sawah pertanian,” ujar Rubiyo mengingatkan. Profesor Riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut melanjutkan, hal tersebut membuat lahan pertanian yang potensial terus…
(Baca selengkapnya...)Sinergi LDII dan Lemhannas RI: Wujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Penguatan Nilai Kebangsaan
Jakarta (13/1). Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), TB. Ace Hasan Syadzily, mengapresiasi peran LDII dalam berbagai bidang, termasuk kebangsaan, dakwah, sosial ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia. Pernyataan tersebut disampaikan saat bertemu Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso dan jajarannya, di Kantor Lemhannas, Jakarta, Senin (13/1). “Saya sangat mengenal LDII sebagai ormas Islam yang cukup solid. Alhamdulillah, LDII selama ini telah menunjukkan perannya, terutama di bidang dakwah, sosial ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kami juga berharap kolaborasi LDII dengan berbagai pihak, termasuk Lemhannas, dapat terus…
(Baca selengkapnya...)MPR RI dan LDII Kolaborasi Bangun Nasionalisme Lewat Sekolah Virtual Kebangsaan
Jakarta (23/11). Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara MPR RI dan DPP LDII pada September lalu, LDII menyelenggarakan Sekolah Virtual Kebangsaan Seri I bersama MPR RI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid, pada Sabtu (23/11), di Gedung DPP LDII, Jakarta. Mewakili Wakil Ketua MPR Kahar Muzakir, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengungkapkan program Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK) yang diinisiasi DPP LDII sangat relevan untuk menanamkan semangat kebangsaan. Terutama, mengingat kemajemukan bangsa Indonesia yang disebabkan perbedaan latar belakang budaya dan kondisi geografis. “Indonesia membutuhkan generasi yang tidak…
(Baca selengkapnya...)Peringati Hari Kesehatan Nasional, LDII Ajak Masyarakat Mandiri dengan Tanaman Herbal
Jakarta (12/11). Setiap tanggal 12 November, Indonesia memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN), sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. DPP LDII menggunakan momentum HKN untuk mendorong penggunaan tanaman herbal sebagai solusi pertolongan pertama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Ketua DPP LDII, Rubiyo menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui cara yang alami dan sederhana, “Dengan mendorong penggunaan tanaman herbal sebagai langkah pertama sebelum berobat ke dokter, kami berharap masyarakat dapat lebih mandiri dalam merawat kesehatannya,” ucapnya. Sebagai bagian dari “8 Bidang Pengabdian LDII”, ia mengungkapkan LDII mendorong penggunaan kesehatan herbal sebagai pendekatan…
(Baca selengkapnya...)LDII: Generasi Muda, Jadilah Pahlawan di Bidangmu
Jakarta (10/11). Hari Pahlawan Nasional diperingati setiap 10 November. Tanggal tersebut merupakan awal mula pecahnya pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. Kejadian ini merujuk pada perlawanan rakyat Surabaya terhadap tentara Inggris dan Belanda. Kejadian ini merupakan bagian dari revolusi nasional Indonesia. Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono menilai, momentum ini hendaknya digunakan sebagai refleksi untuk mensyukuri kemerdekaan yang diperjuangkan pendahulu. Ia juga mendorong generasi muda meningkatkan kontribusi positif untuk perubahan sosial dan kemanusiaan. Baik itu secara nasional, maupun di kancah global. Singgih, yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro…
(Baca selengkapnya...)Oknum Komdigi Jadi Pelindung Judol, Ketum DPP LDII Tegaskan Pentingnya Perhatikan Akhlak Aparatur Negara
Jakarta (6/11). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengingatkan persoalan akhlak dalam perekrutan dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), harus menjadi perhatian Kabinet Merah Putih. Menurutnya, Indonesia bisa maju bila aparaturnya berakhlak mulia tidak sekadar cerdas. Hal itu ia sampaikan dengan penuh keprihatinan karena pejabat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), terlibat memberi perlindungan judi online. KH Chriswanto pun merujuk kasus Ketua Tim Penyidikan dan Ahli UU ITE Ditjen Aplikasi dan Informatika, Denden Imadudin Soleh bersama sekurangnya 10 pegawai Komdigi memelihara 1.000 situs judol agar tak diblokir di Indonesia. Dari…
(Baca selengkapnya...)Ketum LDII: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Perkuat Persatuan
Jakarta (1/10). Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), KH Chriswanto Santoso, menekankan pentingnya Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen bersejarah dalam memperkuat persatuan bangsa Indonesia yang beragam. Menurutnya, Pancasila telah terbukti sebagai ideologi yang mampu menyatukan perbedaan suku, agama, ras, dan golongan yang menjadi fondasi bangsa ini. “Hari Kesaktian Pancasila menunjukkan bahwa ideologi yang dibangun oleh para pendiri bangsa sangat tepat. Pancasila mampu menampung keberagaman Indonesia. Ketika ada upaya menggantikan Pancasila dengan ideologi lain, seperti yang terjadi pada 30 September, Pancasila tetap tegak, teguh dan relevan,” jelas Chriswanto. Ia…
(Baca selengkapnya...)Refleksi G30S/PKI: Sejarawan Tekankan Pentingnya Implementasi Pancasila dalam Berbangsa dan Bernegara
Jakarta (30/9). Peristiwa G30S PKI atau gerakan 30 September yang dilancarkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu sejarah kelam yang dialami bangsa Indonesia setelah kemerdekaan. Dalam catatan sejarah, peristiwa berdarah yang terjadi pada tahun 1965 itu merupakan aksi propaganda yang bertujuan untuk menggulingkan kekuasaan presiden Soekarno saat itu, serta mengubah haluan dasar negara dari Pancasila menjadi komunis. Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono mengungkapkan memori kelam bangsa Indonesia itu dilatarbelakangi oleh dominasi ideologi Nasionalisme, Agama, dan Komunisme (NASAKOM) yang berlangsung sejak era Demokrasi Terpimpin diterapkan,…
(Baca selengkapnya...)Rakornas DPP LDII Rumuskan Penguatan Kapasitas Organisasi dan Sukseskan Pilkada Serentak
Jakarta (22/9). DPP LDII telah menyelesaikan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada Minggu, (22/9) di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Ponpes Minhajurrosyidin, Jakarta. Keputusan penting yang dihasilkan dari Rakornas yang dimulai sejak Jumat (20/9) itu, yakni penguatan kelembagaan dan netralitas dalam Pilkada Serentak 2024 serta kontribusi LDII dalam membantu pemerintah yang baru. “Rakornas LDII menegaskan pentingnya penguatan kapasitas organisasi, agar LDII menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan lingkungan strategis (Lingstra) yang dinamis,” ungkap Sekretaris Umum DPP LDII, Dody T. Wijaya. Motto LDII sebagai organisasi pembelajar, menurut Dody adalah LDII terus belajar…
(Baca selengkapnya...)