Balikpapan (27/5). DPP LDII bekerja sama dengan DPW LDII Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar pelatihan jurnalistik mahir dasar. Kegiatan tersebut melibatkan 171 peserta dari seluruh wilayah Kalimantan dan Sulawesi Selatan (Sulsel), di Pondok Pesantren (Ponpes) Bairuha, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 24-26 Mei 2024. Saat acara pembukaan, Ketua DPW LDII Kalimantan Timur, Krishna Purnawan Candra mengatakan, penyebaran informasi kian interaktif. Dahulu, orang mengandalkan media massa cetak, lalu media _online_ dan televisi. Namun kini, media sosial juga menjadi medium penyebaran informasi. “Namun seringkali informasi disusupi dengan narasi manipulatif, “Dengan bekal keahlian jurnalistik dasar…
(Baca selengkapnya...)Kategori: Lintas Daerah
Harmoni Paska Pemilu: Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah sebagai Simbol Persatuan
Kediri (10/4). Ribuan santri dan guru serta pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah serta warga sekitar memadati halaman ponpes tersebut. Mereka mengikuti ibadah salat Idul Fitri 1445 Hijriah pada Rabu (10/4) di halaman Ponpes Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur. Bertindak sebagai imam salat, KH Sabela Rosyada dan sambutan dari Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah Agung Riyanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena Idul Fitri 1445 H dirayakan dalam suasana pasca-Pemilu namun dalam suasana aman, damai, dan kondusif. “Terlebih setelah KPU sebagai lembaga independen penyelenggara Pemilu telah menetapkan capres dan…
(Baca selengkapnya...)Pemkot Kediri Dorong Harmoni Antaragama Melalui Acara Berbuka Puasa Bersama di Ponpes Wali Barokah
Kediri (26/03). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah dan LDII Kota Kediri menggelar buka puasa bersama di halaman Kantor Ponpes Wali Barokah, pada Selasa (26/3). Buka puasa bersama tersebut dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim dan 700 paket sembako bagi keluarga tidak mampu. Mereka yang memperoleh santunan, adalah warga yang berada di Kelurahan Burengan, Banjaran, dan sekitarnya. Acara tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Kediri. Acara ini juga dihadiri Pimpinan Ponpes Wali Barokah, KODIM 0809, Kapolsek, Tiga Pilar Kecamatan Pesantren,…
(Baca selengkapnya...)Pengasuh Ponpes Al Ubaidah: Ramadan Jadi Penguat Kepedulian Sosial
Nganjuk (22/3). Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur menghelat Safari Ramadan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), pada Kamis (21/2). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahim para pejabat pemerintah di Nganjuk dengan para tokoh agama dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Habib Ubaidillah Al Hasany, memberikan bantuan sosial kepada 350 kaum duafa dan anak yatim-piatu. Ia mengatakan, membantu fakir miskin dan yatim piatu di sekitar Ponpes Al Ubaidah merupakan tradisi tahunan, yang dilaksanakan KH Nurhasan Ubaidah pendiri pondok pesantren tersebut. “Kami melanjutkan tradisi yang baik…
(Baca selengkapnya...)Musim Kemarau Berkepanjangan, LDII Ajak Tingkatkan Kepedulian Sosial
Jakarta (31/10). Fenomena El Nino mengakibatkan musim kemarau lebih panjang dari biasanya. Hal tersebut mengakibatkan kegagalan panen di beberapa lokasi, yang memicu kenaikan harga pangan dan beberapa komoditas lainnya. “Musim kemarau panjang ini mengakibatkan saudara-saudara kita di berbagai wilayah mengalami krisis air bersih. Kondisi ini menurunkan standar kelayakan hidup,” ujar Ketua DPP LDII Rulli Kuswahyudi. Musibah yang menimpa berbagai wilayah di Indonesia itu, membutuhkan uluran tangan berbagai pihak. Ia mengatakan terdapat kebutuhan mendesak, untuk menyalurkan bantuan berupa air besih di berbagai wilayah di Indonesia, “Kami mengimbau kawan-kawan untuk menggalang bantuan…
(Baca selengkapnya...)Kejari Nganjuk Sosialisasikan Jamaah Sae di Ponpes Al Ubaidah
Nganjuk (17/11). Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis (17/11). Di ponpes yang bekerja sama dengan DPP LDII tersebut, Kepala Kejari Nganjuk Nophy Tennophero Suoth menyosialisasikan Jamaah Sae, kepada para santri milenial. Menurutnya, program Jamaah Sae memiliki arti Jaksa Mucal (mengajar-red) Bab Hukum Dateng Santri Milenial, yang artinya jaksa mengajar tentang hukum kepada santri milenial, “Program ini sebenarnya program dari Kejaksaan Agung, berupa jaksa masuk pesantren untuk menyosialisasikan hukum. Namun kami memperhatikan karakteristik lokal menjadi Jamaah Sae, di mana Kejaksaan Agung…
(Baca selengkapnya...)Cegah Perundungan, 500-an Santri Terima Penyuluhan Hukum dari Kejati Jawa Tengah
Kendal (25/10). Saat ini, dunia pendidikan sedang dikhawatirkan terhadap aktivitas perundungan. Yakni, sebuah tindakan penindasan yang dilakukan pihak yang lebih kuat, terhadap pihak yang lebih lemah. Guna mencegah fenomena tersebut, LDII dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menghelat penyuluhan hukum bagi santri, melalui program “Jaksa Masuk Pesantren”. “Selain memberikan penyuluhan hukum secara umum, juga penekanan pergaulan di ponpes dan sekolah agar tidak melakukan pelanggaran hukum. Dengan demikian, anak-anak akan menaati peraturan, termasuk tidak melakukan perundungan,” ujar Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah Singgih Tri Sulistiyono. Penyuluhan itu, diikuti 500-an santri…
(Baca selengkapnya...)LDII Rumah Kedua Bagi Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan
Wakil Ketua MPR RI, berkunjung ke Solo dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, salah satunya dari warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surakarta. Silaturahim berlangsung di Ponpes Budi Utomo, Kota Solo, Senin (28/3). Dalam kesempatan tersebut Zulkifli mengungkap bahwa LDII baginya seperti rumah kedua. “LDII sudah tidak asing lagi, dan saya berharap LDII Solo bisa memberikan masukan untuk dibawa ke Jakarta,” ungkapnya. Ketua DPD LDII Kota Surakarta, Muhammad Zain mengungkapkan, Zulkifli Hasan sudah tidak asing bagi warga LDII, “Pak Zul berharap, para santri bisa memanfaatkan ilmunya di pondok, dan ditularkan…
(Baca selengkapnya...)Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono Tekankan Juru Dakwah harus Faham Wawasan Kebangsaan
Nganjuk (28/2). Di tengah keberagaman suku, agama, dan ras bangsa Indonesia terbukti mampu merekatkan persatuan bangsa dengan kuat. Dai dan daiyah memiliki peran besar dalam menjaga ikatan itu, bukan menjadi pemecah belah modal sosial bangsa tersebut. “Kami Ponpes Al Ubaidah Kertosono yang menjadi pintu akhir dalam menguji kemampuan para santri, yang kemudian disebarkan ke majelis taklim yang dinaungi LDII memiliki kewajiban besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono, Nganjuk, KH Ubaidillah Alhasaniy, saat ditemui di kantor ponpes pada Senin (28/2). Mereka, para…
(Baca selengkapnya...)Wagub Kalsel Apresiasi Kontribusi dan Dukungan LDII pada Program Nasional
Palangkaraya (22/11). Ketua Umum DPP LDII menegaskan bahwa umat Islam di Indonesia tidak dalam posisi seperti masyarakat di Timur Tengah. Tapi orang Indonesia yang beragama Islam, yang lahir dalam kondisi pluralitas. Untuk itu dibutuhkan sikap saling menghargai dan toleransi, sehingga pemahaman sempit mengenai kebenaran terkait agama bisa memicu perpecahan. “Kita bangsa Indonesia lahir dalam perbedaan agama, suku, dan ras. Meskipun setiap pemeluk agama meyakini kebenaran agamanya, tapi seluruh bangsa Indonesia memiliki kewajiban merawat kebhinnekaan bangsa ini, agar terus tercipta persatuan dan kesatuan,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso…
(Baca selengkapnya...)