Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara, terlebih pengajian ini juga menjadi ajang reuni, kesempatan untuk bertemu kembali dengan kawan-kawan lama yang dulu pernah bersama-sama, namun kini terpisah tempat tinggal atau domisili.
“Sangat bangga bisa bersilaturohim dengan dua daerah,” ungkap Subejan, salah seorang peserta yang juga Wakil Sekretaris DPD LDII Jakarta Selatan. “Harapan ke depan acara ini berlanjut, gantian warga Jaksel yang berkunjung ke Tangsel,” imbuhnya.
Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, Mulyono, dalam sambutannya menambahkan, “Acara ini dikemas dengan sangat baik dan diharapkan dapat menambah semangat Jamalu (Jamaah Lansia Usia). Pengajian ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman hidup serta memperkuat komitmen dalam menjalankan ibadah.”

Lebih lanjut, Mulyono menjelaskan bahwa rencananya acara serupa akan kembali digelar di Tangerang Selatan dengan kolaborasi antara DPD LDII Jaksel dan DPD LDII Tangsel. “Kami berharap pengajian seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya menguatkan ukhuwah di antara jamaah lansia, tetapi juga memberi inspirasi dan semangat baru dalam menjalani usia senja dengan tetap aktif dan produktif,” tuturnya.
Mulyono juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam kegiatan seperti ini. “Peran serta keluarga sangat penting dalam mendukung para lansia untuk tetap aktif. Kami berharap dengan adanya pengajian rutin ini, para lansia semakin termotivasi untuk terus beribadah dan berbuat kebaikan,” tambahnya.

Pengajian ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga pengingat akan kisah masa lalu dan penyemangat untuk terus berpegang teguh pada ajaran agama di masa kini dan mendatang. (bJan)