Jakarta (28/11).
Generasi Jakarta Selatan LDII atau dikenal dengan GENTANA menyelenggarakan turnamen futsal se-Jakarta Selatan bertajuk “Semangat Olahraga Bangkitkan Persaudaraan”.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kerukunan dan kekompakkan antar generasi LDII serta dapat mengembangkan bakat-bakat yang terpendam di kalangan anak muda LDII ini mendapat apresiasi oleh Pemkot Jakarta Selatan.
Turnamen futsal ini merupakan kegiatan program tahunan dari pengurus Gentana LDII dengan simbolis “Gentana Cup”. Kegiatan yang pertama kali diadakan setelah melalui masa pandemi covid-19 kurang lebih tiga tahun, akhirnya terlaksana dengan baik dan sukses.
Menurut H. Eeng Faturrahman sebagai Pembina Gentana LDII Jakarta Selatan acara ini luar biasa. “Ini acara generus muda-mudi di Jakarta Selatan. Ini pertama kali sejak pandemi, hampir 3 tahun, dan ini spektakuler.
Panita penyelenggara luar biasa, mudah-mudahan acara yang pertama ini bisa diikuti dengan acara-acara lainnya. Sehingga, di dalam kegiatan remaja akan bertambah semarak, tambah meriah, dan tambah semangat. Kalau semangat dan badan sehat, ibadahnya lancar,”ucapnya.
“Harapan saya, setelah acara ini akan diikuti dengan acara lain yang menyeluruh, seperti jalan sehat. Rukun kompak kerjasama yang baik, sehingga hasilnya luar biasa,” tambah H.Eeng.

Senada dengan hal itu, KH. Aceng Karimullah Pembina Koordinator Kegiatan Gentana LDII dalam sambutan pembukanya juga menyampaikan, “Kebanyakan dari kegiatan kita duduk, jadi kita perlu olahraga agar badan tetap sehat.
Ajak semua pihak untuk berolahraga sejak anak-anak, remaja, sampai lansia, karena dengan olahraga badan sehat dan kesehatan itu menunjang lancarnya peribadahan kita,” ungkapnya.

Acara turnamen futsal yang berlangsung dua hari, mulai dari 26 sampai 27 November 2022 bertempat di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini diikuti oleh delapan PC LDII, yaitu PC Pasar Minggu, Andara, Pancoran, Pela Mampang, Lenteng Agung, Cilandak, Pondok Labu, serta Pondok Pesantren Nurul Aini yang merupakan binaan LDII, sehingga total peserta partisipasi adalah 16 tim dengan terdiri dari usia remaja hingga dewasa.

Menurut Ketua Pelaksana Acara Islah Rio Dinolga, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa membantu mengembangkan bakat-bakat yang terpendam di kalangan generasi muda LDII Jakarta Selatan, khususnya dibidang olahraga futsal.
“Kebetulan dari segi remaja dan muda-mudi ini banyak peminat dari futsal. Jadi kami harap dengan adanya acara Gentana Cup 2022 ini, bisa membantu mengembangkan bakat-bakat yang terpendam pada kalangan muda-mudi dan remaja.
Selain itu, kegiatan ini juga termasuk program kerja kami pengurus Gentana yang dilakukan satu tahun sekali,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, akan membuat komunitas futsal dan sepak bola sebagai wadah para pemain agar dapat menjadi pemain profesional. “Karena peminat futsal dan sepak bola ini banyak, sehingga perlu untuk dikembangkan lagi.
Maka dari itu kami pengurus akan membuat wadah komunitas yang dapat menaungi hal tersebut. Dan kebetulan untuk komunitas tersebut, saya yang menjadi penanggung jawabnya. Sehingga saya berharap, setiap pemain bisa melaju ke pemain timnas.
Dimana para pemain ini, para bibit unggul ini bisa menjadi pemain profesional, sebab kita bisa lihat bahwa pemain timnas banyak yang sukses dibidang futsal dan bola juga,” tambahnya.
Sementara itu, Pudji Astuti perwakilan Kasubag Sosial Olahraga Perpustakaan dan Kearsipan Walikota Jakarta Selatan yang menghadiri acara turnamen, mengapresiasi kegiatan ini.
Menurutnya kegiatan seperti ini harus dilaksanakan secara rutin dan tidak hanya terpaku pada olahraga futsal saja. “Saya menyaksikan pertandingan futsal yang diselenggarakan oleh LDII, Alhamdulillah semangat dari para peserta dan penonton sangat antusias dalam mendukung kegiatan pertandingan ini.
Semoga kedepannya tidak ada covid-19, sehingga kegiatan olahraga ini terus dilaksanakan secara rutin tidak terpaku hanya olahraga futsal, tetapi olahraga yang lain,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan pemerintah Walikota Jakarta Selatan sangat mendukung kegiatan seperti ini, sebab dapat menjadi motivasi dikalangan anak muda dalam hal positif. “Bentuk dukungan dari pemerintah Walikota Jakarta Selatan, yaitu memfasilitasi kegiatan untuk lomba, kita juga berkordinasi untuk kegiatan acara-acara seperti ini dan untuk prestasi, mudah-mudahan bisa ketingkat nasional.
Sebab kita berharap dari tingkat yang lebih kecil ataupun dibawah, bisa menjadi tingkat internasional. Karena banyak sekali atlet-atlet yang dihasilkan dari wilayah Jakarta Selatan, itu sudah dibuktikan di acara-acara internasional dan itu bentuk apresiasi dan motivasi buat anak-anak muda di wilayah Jakarta Selatan,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga berharap, agar kegiatan turnamen ini tetap menjaga suportivitasnya. “Saya berharap kegiatan ini tetap dilaksanakan dengan suportivitas tinggi tidak bersinggungan, saya yakin pembinaan LDII akan berlanjut dengan baik, karena LDII tidak hanya membina dengan keagamaan, tetapi juga di bidang olahraga, sebab ada perpaduan antara olahraga dan keagamaan yang baik, yaitu adanya suportivitas dan kejujuran, yang ditanamkan,” harapnya.
Dalam acara turnamen, tidak hanya peserta, panitia, dan penonton, acara ini juga turut dihadiri oleh pengurus DPD LDII Jaksel, Pembina Gentana, serta perwakilan dari Kasubag Sosial Olahraga Perpustakaan dan Kearsipan Walikota Jakarta Selatan.
Acara ditutup dengan PC Cilandak sebagai Pemenang Juara 1 untuk kategori usia dewasa dan PC Andara sebagai pemenang Juara 1 untuk kategori usia remaja. (Kim/ eva)






