Sejumlah pengurus DPD LDII Kota Jakarta Selatan melakukan field trip (mini tur) dalam rangka keakraban, kekompakan, refreshing sekaligus memenuhi undangan resepsi pernikahan salah satu personel komunikasi informasi media (KIM) Jaksel yaitu Fuad Irsyadi Agusta yang akrab disapa Ivo, putra dari Almarhum Haji Ahmad Yatim dan Hajah Suning Wati dengan Lilis Ulfa Nur Lailiyah atau Ulfa putri seorang tokoh masyarakat di kota Kendal, Jawa Tengah, yaitu Haji Kastam Rusdiyanto dengan Hajah Eko Wahyu Hidayati.
Kegiatan field trip berlangsung selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu ( 28/1 s/d 29/1) 2023, diikuti oleh 20 orang terdiri dari perwakilan unsur Dewan Penasehat (Wanhat), Pengurus Harian DPD LDII, hingga beberapa personal dari beberapa bidang termasuk KIM. Ketua rombongan field trip diamanahkan kepada Haji Syamsul Hilal.
Salah satu kegiatan field trip yang dilakukan adalah mengunjungi sejumlah heritage atau peninggalan bersejarah yang ada di kota Semarang, terutama destinasi utama yang memang menjadi ikon kota tersebut, yaitu Lawang Sewu.
Sedikit tentang Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM).
Gedung Lawang Sewu dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 18.232 m2. Bangunan utama dimulai pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907. Sedangkan bangunan tambahan dibangun sekitar tahun 1916 dan selesai tahun 1918.
Gedung yang berdiri kokoh dan megah di simpang lima kota Semarang ini masih menjadi jantung kota Semarang hingga kini. Lawang Sewu menjadi saksi bisu sejarah dan kehidupan lintas waktu, perkembangan budaya serta perubahan zaman.
Di antara hiruk pikuk peradaban kota yang semakin maju, Lawang Sewu masih berdiri statis sebagai kebanggaan masyarakatnya di setiap generasi.
“Alhamdulillah kegiatan kita kali ini memberikan wawasan tersendiri tentang sejarah perjalanan kehidupan bangsa, khususnya sejarah di kota Semarang ini yaitu heritage Masjid Agung Semarang hingga Lawang Sewu.
Ini penting diketahui untuk selanjutnya kelak kita sampaikan ke generasi-generasi muda LDII di Jakarta bahwa peninggalan bangsa ini begitu tinggi dan kita punya kewajiban menjaga dan melestarikannya,” ungkap Syamsul Hilal.
Kegiatan berlanjut ke kota Cirebon usai rombongan filed trip mengikuti resepsi pernikahan yang berlangsung di di kompleks Yayasan Baitul Munir, Brangsong,Kendal, Jawa Tengah.
Sejumlah pengurus harian dari DPD LDII Jakarta Selatan,Haji Mulyono Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, termasuk Dewan Penasehat KH Maryono Rafian, Haji Kundori hadir dalam resepsi tersebut. (*)



